Lompat ke isi utama

Berita

6 Tahun Kiprah Bawaslu Kaltara Kawal Demokrasi di Perbatasan NKRI

6 Tahun Kiprah Bawaslu Kaltara Kawal Demokrasi di Perbatasan NKRI
Tanjung Selor, Bawaslu Kaltara – Tepat tanggal 5 Mei 2021, Usia Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara genap 6 tahun. Dalam perjalannya Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara telah mengawasi 2 Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yakni pada tahun 2015 dan tahun 2020, dan 1 Pemilihan Umum yakni Pemilu tahun 2019. 5 Mei 2015 Silam, Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara terbentuk bertepatan dengan Pelantikan Anggota Bawaslu Kaltara periode yang pertama terpilih yaitu A. Siti Nuhiriyati, H.Mumaddadah, dan Makmur. Tidak lama berselang pada tanggal 18 Mei 2015 disusul dengan Pelantikan Kepala Sekretariat Bawaslu Kaltara yang pertama A.Santiaji Pananrangi. Pembentukan Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dilakukan ditengah tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2015 sehingga setelah dilantik, Jajaran yang ada langsung melaksanakan Pengawasan dengan segala keterbatasan. Langkah awal setelah dilantik, Pimpinan Bawaslu Provinsi Kaltara merekrut Anggota Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota, serta Berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Terkait Kebutuhan Pengawai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Dukungan Sekretariat serta Pengusulan Kebutuhan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPDH) Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2015. Tentu dalam setiap kontestasi Perhelatan Pesta Demokrasi terdapat dinamika, Namun berkat Integritas dan Solidaritas Pengawas Pemilu di Kaltara pada saat  itu Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Guberur Tahun 2015 berjalan dengan Baik dan Lancar. Serta terpilih sebagai Gubernur Ir. Irianto Lamrie dan sebagai Wakil Gubernur H. Udin Hianggio. Dalam Perjalanannya, Kepala Sekretariat Bawaslu Kaltara telah berganti sebanyak empat kali, yaitu Pada tanggal 2 Februari Tahun 2017, Kepala Sekretariat Bawaslu Kalimantan Utara digantikan oleh H.Muh.Saleh dilantik langsung oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Gunawan Suswantoro di Pendopo Pemerintah Provinsi Kaltara. Kemudian Pada tanggal 18 Agustus Tahun 2017, Kepala Sekretariat Bawaslu Kalimantan Utara digantikan oleh Jonly Pedro Merentek, Pergantian Ketiga Pada Maret 2018 Kepala Sekretariat digantikan oleh Rusdi, Dan Pergantian Keempat pada tanggal 30 Desember 2019 Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kaltara hasil seleksi melalui ‘Open Biding’ yaitu Saiful Bahri yang menjabat hingga saat ini. Pada pertengahan tahun 2018 berdasarkan amanat Undang-undang 7 Tahun 2017 dimana  Anggota Bawaslu Provinsi bertambah dari yang awalnya 3 Orang menjadi 5 Orang, sehingga dilakukan seleksi untuk penambahan 2 orang Anggota Bawaslu Provinsi Kaltara. Yang terpilih pada saat itu  yaitu: Suryani dan Fadliansyah untuk masa jabatan 2018-2023 yang dilantik pada tanggal 25 Juli 2018,  begitu pula dengan Panwas Kabupaten Kota yang Berubah Nomenklatur menjadi Bawaslu Kabupaten/Kota. Pada Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu Serentak Pertama Tahun 2019, Bawaslu Kaltara menunjukkan Kinerjanya dengan menjadikan Wilayah Provinsi Kalimantan Utara daerah teraman dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 Berdasarkan Indeks Kerawanan yang dikeluarkan Bawaslu RI dan Juga Mabes Polri. Dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang 7 Tahun 2017 kepada Bawaslu Khususnya Bawaslu Provinsi Kaltara, semakin memperkuat Penanganan Pelanggaran yang ditangani pada Pemilu Tahun 2019 yaitu proses Penanganan Pelanggaran Administrasi yang dilakukan dengan sidang terbuka, begitu juga dengan Penyelesaian Sengketa sebanyak 5 kasus yang ditangani, semuanya dapat terselesaikan di meja Mediasi, tanpa harus lanjut pada Proses Adjudikasi. Bawaslu Provinsi Kaltara Gencar dalam melaksanakan Sosialisasi guna Meningkatakan Partisipasi Masyarakat bukan hanya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari Pemungutan Suara namun juga dalam Mengawasi setiap Tahapan Pemilu, Menjadi “Mata dan Telinga” Bawaslu dalam memantau apabila terjadi Pelanggaran disekitar masyarakat. Pasca Pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019, Bawaslu Kaltara kemudian melakukan Persiapan Pengawasan Pemilihan Serentak Tahun 2020 yang tahapan persiapannya dimulai pada 30 September 2019. Meskipun ditengah Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020 sempat dihentikan pada tanggal 30 Maret 2020 dikarenakan terjadi Bencana Non-alam dengan terjadinya Pandemi Covid-19 namun dengan berbagai pertimbangan, tahapan Kembali dilanjutkan pada 15 Juni 2020 dengan meneraptakan Protokol Kesehatan Secara Ketat. Pada Pertengahan Tahapan, dikarenakan Masa Jabatan 3 Anggota Bawaslu sebelumnya telah berakhir, maka setelah dilakukan seleksi terpilih terpilih 3 Anggota Bawaslu Provinsi Kaltara Yaitu Sulaiman, Rustam Akif, dan Arif Rochman yang dilantik pada tanggal 5 Mei 2020 untuk masa jabatan 2020-2025. Karena Siti Nuhriyati yang sebelumnya menjadi Ketua telah berakhir masa jabatannya, sehingga Kelima Pimpinan yang masi aktif melaksanakan Rapat Pleno dan memilih Suryani sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara. Pada pagelaran pesta demokrasi ajang 5 tahunan yang kembali dilanjutkan meskipun dalam kondisi Pandemi Covid-19 dengan bekal pengalaman melaksanakan Pengawasan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur di Tahun 2015 Serta Pemilu Serentak Tahun 2019, membuat Bawaslu Kaltara percaya diri dalam melakukan pengawasan serta penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran yang terjadi dilapangan. Suksesnya Penyelenggaraan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 di Provinsi Kaltara, dapat dilihat dari sejak Proses Pelaksanaan hingga Proses Penetapan Pasangan Calon yang berjalan dengan aman serta tingkat partisipasi masyarakat yang cukup tinggi yakni sebesar 75,52 Persen. Juga, meskipun dilaksanaan ditengah Pandemi Covid-19 namun tidak ada peningkatan jumlah penyebaran Covid-19 secara signifikan pasca hari Pemungutan Suara yang sebelumnya sangat dikhawatirkan terjadi. Meski masih sangat muda, Bawaslu Provinsi Kaltara telah melalui kendala dan rintangan yang tidak sedikit. Namun, hal tersebut tidak melemahkan semangat setiap individu yang ada dinaungan Bawaslu Provinsi Kaltara untuk berkontribusi dengan maksimal dalam menegakan nilai-nilai Demokrasi di Perbatasan Paling Utara Negara Kita Tercinta, Indonesia. Harapannya, Semoga dengan semakin bertambahnya Usia Bawaslu Provinsi Kaltara semakin Matang juga Demokrasi Provinsi Kalimantan Utara. Kedepan, Bawaslu Kalimantan Utara akan terus bermitra dengan Masyarakat Kalimantan Utara serta seluruh Stakeholder Pemilu untuk mensukseskan setiap Penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan yang dilaksanakan serta memperkuat Penanganan Pelanggaran Pemilu yang dilakukan sehingga terciptalah Keadilan Pemilu di Kaltara dengan tagline Bawaslu “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”!!!   HUMAS BAWASLU KALTARA    
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle