Bawaslu Kaltara Monitoring dan Supervisi Penguatan SDM di Bawaslu Tana Tidung
|
Tana Tidung, 06 April 2026 — Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan kegiatan monitoring dan supervisi di Bawaslu Kabupaten Tana Tidung (KTT) dalam rangka penguatan kelembagaan menuju Unit Kerja Mandiri (UKM).
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Zulkifli yang turut memperkenalkan pegawai alih daya baru, terdiri dari dua pramubakti dan satu personel keamanan sebagai bagian dari dukungan operasional lembaga.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara, Drs. Feri Mulia Siagian, AP., M.Si, menyampaikan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan sekretariat Bawaslu Tana Tidung. Hal ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kesiapan menuju UKM. Ia juga menekankan pentingnya segera menyiapkan calon bendahara definitif, mengingat posisi tersebut saat ini masih diperbantukan dari Bawaslu Provinsi.
Selain itu, Bawaslu Tana Tidung didorong untuk terus membangun komunikasi aktif dengan pemerintah daerah dalam rangka pemenuhan kebutuhan SDM. Apabila diperlukan, Bawaslu Provinsi siap memberikan pendampingan guna memastikan kebutuhan tersebut dapat tersampaikan hingga ke tingkat pusat.
Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara, Donny, S.Th., M.H., dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga etos kerja di tengah penerapan sistem Work From Anywhere (WFA) dan Work From Office (WFO), agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan.
Ia juga menyampaikan poin-poin strategis hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II, yang meliputi penguatan fungsi pengawasan berbasis pencegahan, peningkatan pengawasan partisipatif melalui konsolidasi demokrasi, serta penguatan kapasitas jajaran dalam penanganan pelanggaran.
Lebih lanjut, Donny menegaskan bahwa pemenuhan struktur jabatan, khususnya Kepala Subbagian dan bendahara, harus menjadi prioritas di Bawaslu Tana Tidung. Upaya pemenuhan SDM dapat dilakukan melalui berbagai alternatif, termasuk menjajaki instansi vertikal atau kementerian di wilayah setempat.
Dalam aspek sarana dan prasarana, turut dibahas mengenai penggunaan gedung kantor yang masih berstatus pinjam pakai. Diharapkan adanya dukungan dari unsur pimpinan untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah guna perpanjangan penggunaan fasilitas tersebut.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Tana Tidung menyampaikan bahwa pemenuhan SDM ASN masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya aturan kepegawaian serta keterikatan masa dinas di instansi asal. Meski demikian, upaya komunikasi terus dilakukan untuk mencari solusi terbaik.
Sebagai tindak lanjut, Bawaslu Tana Tidung diminta untuk segera memprioritaskan usulan pegawai yang akan mengikuti sertifikasi bendahara sebagai bagian dari penguatan tata kelola keuangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Bawaslu Kabupaten Tana Tidung semakin siap dalam mewujudkan kelembagaan yang mandiri, profesional, dan akuntabel.
Penulis : Humas Bawaslu Kaltara