Dorong Pendataan Pemilih Berkelanjutan, Bawaslu Kaltara Jadi Pelopor Penerapan Identitas Kependudukan Digital
|
TANJUNG SELOR – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Utara menyambangi Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara untuk memfasilitasi pendaftaran serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi pimpinan dan seluruh jajaran staf sekretariat Bawaslu Kaltara (5/8/26).
Kegiatan pelayanan jemput bola ini merupakan bentuk tindak lanjut konkret dari kunjungan konsolidasi yang sebelumnya dilakukan oleh jajaran Bawaslu Kaltara ke Kantor Disdukcapil Kaltara pada Senin, 3 Agustus lalu. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kolaborasi nyata antarlembaga dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk penguatan administrasi kependudukan di wilayah Kalimantan Utara.
Melalui momentum ini, Bawaslu Kaltara berkomitmen untuk menjadi pioneer atau pelopor dalam akselerasi penerapan IKD di Provinsi Kaltara. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung digitalisasi dokumen kependudukan di internal jajaran pengawas pemilu, tetapi juga menjadi dorongan serta ajakan terbuka bagi seluruh masyarakat agar turut berpartisipasi mendaftarkan IKD di perangkat seluler mereka masing-masing.
Yakobus, Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara menegaskan pentingnya komitmen lembaga pengawas pemilu dalam mengawal akurasi data kependudukan yang berimplikasi langsung pada hak pilih warga negara.
"Bawaslu Kaltara berkomitmen penuh menjadi pelopor penerapan Identitas Kependudukan Digital di Kaltara. Inisiatif ini tidak hanya modernisasi administrasi kependudukan di internal kami, tetapi juga langkah nyata mendukung pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Ketika data kependudukan tercatat dengan presisi dan terintegrasi secara digital, maka kualitas dan akurasi daftar pemilih akan semakin terjaga. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Kaltara untuk segera mendaftarkan IKD demi kemudahan akses layanan publik sekaligus memastikan hak pilihnya terlindungi dengan baik," ujar Ketua Bawaslu Kaltara, ungkapnya.
Penerapan IKD secara masif diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap efisiensi, akurasi, dan transparansi pendataan pemilih secara berkelanjutan. Pemanfaatan data kependudukan digital secara terintegrasi dinilai akan sangat memudahkan pemutakhiran data pemilih, memastikan validitas elemen data kependudukan secara real-time, serta meminimalisasi potensi permasalahan data ganda atau pemilih tidak memenuhi syarat (TMS).
Sinergi antara Disdukcapil Kaltara dan Bawaslu Kaltara ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan kunci utama dalam memperkuat fondasi administrasi kependudukan, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas tata kelola pemilu dan demokrasi yang akuntabel di Bumi Benuanta.
Penulis : FR
Foto : Sri WY
Editor : Lucky S