Ukir Prestasi di Tingkat Nasional, Bawaslu Kaltara Sabet Dua Penghargaan Penilaian Video Praktik Baik Bawaslu RI
|
TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui kerja keras dan sinergi lintas divisi, Bawaslu Kaltara berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Penilaian Video Practise Baik (Best Practice) dan Capaian Kinerja Lembaga yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia. (19/08/2026)
Berdasarkan Pengumuman Hasil Penilaian Resmi Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara sukses memborong penghargaan pada dua kategori strategis, yaitu: Peringkat Terbaik 3 pada kategori Pembentukan Pengawas Pemilu Adhoc dengan perolehan nilai 81,38, dan Peringkat Harapan 2 pada kategori Pelaksanaan Diklat Berbasis Grand Design Kurikulum dan Penjaminan Mutu dengan nilai 69,58.
Inisiatif pengumpulan dan penilaian dokumentasi visual ini diresmikan oleh Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Pendidikan dan Pelatihan (SDMOD) Bawaslu RI. Program ini bertujuan membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan (continuous learning), mengkodifikasi memori kelembagaan (institutional memory), serta mentransfer pengetahuan (peer learning) antar-satuan kerja Bawaslu se-Indonesia.
Menanggapi raihan membanggakan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara selaku Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, Ruliyana, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah mencurahkan ide, tenaga, dan dedikasinya.
"Penghargaan ini merupakan buah dari komitmen dan kerja keras bersama seluruh jajaran Bawaslu se-Kalimantan Utara. Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, kita di Kaltara kerap dihadapkan pada tantangan geografis dan sosiologis yang kompleks, terutama dalam pembentukan pengawas adhoc hingga ke pelosok perbatasan," ujar Ruliyana.
"Predikat Terbaik 3 dalam kategori Pembentukan Pengawas Pemilu Adhoc membuktikan bahwa keterbatasan wilayah bukan menjadi penghalang, melainkan pemicu bagi kita untuk melahirkan inovasi dan strategi solutif. Begitu pula dengan raihan Harapan 2 pada kategori Pelaksanaan Diklat Berbasis Grand Design, yang menegaskan komitmen Bawaslu Kaltara dalam menjaga standar penjaminan mutu serta peningkatan kapasitas SDM pengawas secara terukur dan berkelanjutan," tegasnya.
Lebih lanjut, Ruliyana menambahkan bahwa dokumentasi video best practice ini bukan sekadar pemenuhan tugas administratif, melainkan sarana penting untuk merekam "jiwa" dan rekam jejak perjuangan pengawas pemilu di daerah agar menjadi warisan pembelajaran bagi generasi pengawas mendatang.
Pencapaian manis ini tentu tidak terlepas dari peran krusial jajaran Bagian Humas Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara yang bertindak sebagai tim teknis pengeksekusi di lapangan.
Mulai dari proses penggalian ide cerita (brainstorming), penyusunan alur naskah/narasi, pengambilan gambar (shooting) di berbagai titik wilayah kerja, hingga tahap editing serta pengemasan pesan visual secara estetis, seluruhnya dieksekusi secara profesional oleh Tim Humas dengan merujuk pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan standar teknis yang ditetapkan oleh Bawaslu RI.
Keberhasilan memvisualisasikan dinamika kerja SDM menjadi tontonan yang edukatif, inspiratif, dan berbobot membuktikan kapabilitas Bagian Humas Bawaslu Kaltara dalam mengemas manajemen pengetahuan berbasis visual secara akuntabel dan menarik publik.
Raihan prestasi tingkat nasional ini diharapkan menjadi pemacu semangat (booster) bagi seluruh jajaran keluarga besar Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalimantan Utara untuk terus memperkuat esprit de corps (kebanggaan korps).
Ke depan, Bawaslu Kaltara berkomitmen untuk terus konsisten menghadirkan tata kelola kelembagaan yang transparan, profesional, serta adaptif terhadap tuntutan zaman demi mengawal kualitas dan integritas demokrasi di Bumi Benuanta.
Penulis : FR
Foto : A. Yusril
Editor : Lucky S