Peran Kohati Dalam Pengawasan Partisipatif, Hancurnya Negara Tergantung Peran Perempuan.
|
Tarakan, Bawaslu Kaltara – â€Kenapa kita harus melibatkan mahasiswa karena mahasiswa merupakan salah satu kelas sosial dalam masyarakat, secara intelektual. Tentunya, Bawaslu mempunyai pertimbangan ternyata mahasiswa dalam hal ini yang aktif dalam organisasi seperti KOHATI, PMII, HMI, GMNI dan Organisasi Kemahasiswaan lainnya itu di dalam peranannya mampu memberikan informasi secara aktif seandainya ada dugaan pelanggaranâ€.
Hal itu disampaikan Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas (P2H) Bawaslu Kaltara, Arif Rochman, dalam kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif berkolaborasi bersama Korps HMI wati (KOHATI) cabang tarakan. Mengangkat tema refresentasi peran perempuan cegah hoaks, politisasi sara serta politik uang di Kalimantan Utara. Hotel lotus panaya. Tarakan (04/11/2024)
Arif mengajak, bahwa mahasiswa memiliki ruang dalam mencegah segala bentuk potensi pelanggaran dan berpartisipasi dalam pengawasan, serta melaporkan segala pelanggaran kepada Bawaslu terdekat.
â€saya yakin teman-teman muda bisa memberikan kontribusi yang baik untuk negeri ini melalui pengawasan partisipatifâ€, ungkapnya
Selain itu, anggota Bawaslu Kaltara, Fadliansyah menyampaikan, bahwa peran perempuan sangat penting untuk negara ini. Sehingga dikatakan perempuan adalah bagian dari sejarah.
â€jadi tegaknya suatu negara atau hancurnya suatu negara tergantung dari peran perempuan, ini harus sama-sama disadari. Ini bukan hanya kata-kata bijak ya tetapi ini memang bisa dikatakan faktaâ€, pungkasnya
Fadli berharap, kepada peserta perempuan yang hadir dalam kegiatan tersebut dan tanpa terkecuali perempuan yang ada di Kaltara agar memaksimalkan peran khususnya dalam pencegahan hoaks, politisasi sara dan politik uang.
[caption id="attachment_2863" align="aligncenter" width="1280"]
Foto Bersama Bawaslu kalatara dan peserta kegiatan pengawasan partisipatif peran perempuan dalam mencegah hoaks, politisasi sara dan politik uang di Kaltara [/caption]
Kegiatan ini menghadirkan narasumber perempuan diantaranya, Ketua Bawaslu periode 2018-2023, Suryani, dan koordinator wilayah Mafindo Kaltara, Nurasikin. Sedangkan peserta berasal dari organisasi mahasiswa perempuan yang ada di Kaltara.
penulis: Yusril
Editor : Kyoto_R
Foto Bersama Bawaslu kalatara dan peserta kegiatan pengawasan partisipatif peran perempuan dalam mencegah hoaks, politisasi sara dan politik uang di Kaltara [/caption]
Kegiatan ini menghadirkan narasumber perempuan diantaranya, Ketua Bawaslu periode 2018-2023, Suryani, dan koordinator wilayah Mafindo Kaltara, Nurasikin. Sedangkan peserta berasal dari organisasi mahasiswa perempuan yang ada di Kaltara.
penulis: Yusril
Editor : Kyoto_R