Perkuat Pengawasan Partisipatif Menuju Pemilu 2029, Bawaslu Kaltara Hadiri Pembukaan P2P di Tarakan
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan resmi membuka kegiatan tatap muka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 pada hari Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat" ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kota Tarakan, agenda ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat sebagai mitra pengawas pemilu sekaligus memperkuat peran pengawasan partisipatif sejak dini.
Program P2P ini merupakan agenda strategis yang diselenggarakan di seluruh wilayah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Utara (Kaltara). Dalam pelaksanaannya, Bawaslu Kaltara bertindak sebagai pihak yang mengakomodir program, sementara Bawaslu Kabupaten/Kota berperan penuh sebagai pelaksana teknis kegiatan di wilayah masing-masing. Pelaksanaan di Kota Tarakan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian program se-Kaltara, setelah sebelumnya kegiatan serupa dimulai oleh Bawaslu Kabupaten Malinau yang telah sukses diselenggarakan pada 4 Juni 2026 lalu.
Antusiasme masyarakat Tarakan terhadap program ini terbilang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari total peserta yang hadir mencapai 30 orang, sebuah angka yang sukses melebihi kuota awal yang ditargetkan oleh Bawaslu Kota Tarakan.
Pembukaan acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi Kaltara bersama jajaran Bawaslu Kota Tarakan. Ketua Bawaslu Kaltara, Yakobus Malyantor Iskandar, turut hadir dan memberikan arahan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Herry Fitrian, bersama Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kaltara Fadliansyah hadir secara langsung di lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya melalui ruang virtual, Ketua Bawaslu Kaltara Yakobus Malyantor Iskandar menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif masyarakat sejak jauh hari demi menyongsong Pemilu 2029. Beliau mengarahkan agar ruang pengawasan tidak hanya bertumpu pada jajaran pengawas pemilu struktural saja, melainkan harus melibatkan sinergi aktif dari seluruh elemen warga. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat adalah kunci utama untuk menciptakan sebuah pesta demokrasi yang benar-benar bermartabat di masa depan.
Sejalan dengan hal tersebut, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Herry Fitrian memberikan arahan langsung mengenai peran strategis pendidikan pengawas ini sebagai instrumen utama dalam mencegah potensi pelanggaran pemilu. Beliau mengharapkan agar seluruh peserta yang hadir mampu bertindak sebagai perpanjangan tangan Bawaslu di lapangan, mengedukasi komunitas masing-masing, serta menggerakkan pengawasan berbasis masyarakat secara konsisten demi menjaga integritas di setiap tahapan pemilu.
Melengkapi arahan tersebut, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kaltara menegaskan bahwa masyarakat selaku mitra pengawas juga wajib memahami koridor hukum yang berlaku. Beliau mengarahkan agar para peserta tekun mempelajari teknis penanganan dugaan pelanggaran serta sengketa proses pemilu. Baginya, pemahaman regulasi yang kuat dari tingkat akar rumput akan meminimalkan potensi konflik di lapangan dan memastikan seluruh proses demokrasi berjalan tegak di atas aturan hukum yang berlaku.
Rangkaian kegiatan P2P 2026 di Bawaslu Kota Tarakan ini berlangsung padat dari pagi hingga sore hari. Para peserta menerima pembekalan materi yang komprehensif, mulai dari tahap pre test, pendalaman pengetahuan mengenai teknis pencegahan, tata cara pelaporan dugaan pelanggaran, hingga mekanisme permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu. Setelah istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan materi penunjang seperti bina suasana, teknis pengembangan gerakan pengawasan partisipatif berbasis digital, serta strategi penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas. Acara ini kemudian diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut serta post test untuk mengukur pemahaman peserta sebelum kegiatan resmi ditutup.
Penulis : FR
Foto : BWS Trk
Editor : Lucky S