Lompat ke isi utama

Berita

PSU Di Kota Tarakan, Sulaiman: Bawaslu Kaltara Lakukan Pengawasan Berlapis

PSU Di Kota Tarakan, Sulaiman: Bawaslu Kaltara Lakukan Pengawasan Berlapis
Tarakan, Bawaslu Kaltara - Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Dapil 1 Kecamatan Tarakan Tengah pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 226-01-17-24/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 berlangsung pada hari ini di Tarakan. Sabtu (13/07/2024) Anggota Bawaslu Kaltara, Sulaiman, selaku PIC dalam pelaksanaan PSU di Tarakan menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan Bawaslu secara berlapis, ”prinsipnya kita melakukan pengawasan melekat dengan sistem pengawasan berlapis dan sampai hari ini kita tidak ada masalah berarti ya, intinya masalahkan masih bisa kita selesaikan secara langsung”, ungkap Sulaiman ”sampai saat ini kita terus melakukan pem backup an ke Bawaslu Kota Tarakan sampai selesai pengumuman, jadi Bawaslu tetap melakukan pengawasan melekat sampai KPU Kota Tarakan melakukan pengumuman”, tambah Sulaiman pada saat di konfirmasi melalui komunikasi via telephone Selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa itu juga, Sulaiman, berharap dari pelaksanaan PSU ini dapat berjalan dengan lancar sesuai aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Untuk diketahui, sejak awal Bawaslu Kaltara telah melakukan koordinasi pada pengawas di tingkat bawah untuk melakukan pengawasan secara melekat pada semua tahapan proses sampai pelaksaan PSU dilaksanakan sampai pengumuman hasil penghitungan suara. Sementara itu, Bawaslu Kota Tarakan melalui Kordiv Hukum dan Pencegahan, Parmas dan Humas, A. Muh Saifullah, menyampaikan bahwa ada perbedaan animo atau antusias masyarakat terhadap pelaksanaan pemungutan suara ulang kali ini jika dibandingkan dengan pelaksanaan PSU sebelumnya di Kota Tarakan. ”kalau PSU yang pertama di satu TPS dan tingkat partisipasinya sangat tinggi bahkan masyarakat juga sangat antusias mau menyaksikan proses pelaksanaan PSU nya, sementara PSU yang kedua ini di beberapa titik TPS masyarakat sudah tidak terlalu antusias. Namun di titik lain seperti di wilayah selumit pantai, sebengkok dan pamusian, masyarakatnya masih antusias untuk berpartisipasi”, ujar A.M Saifullah saat di konfirmasi melalui telephone Selain itu, ia Juga menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan PSU, Bawaslu Kota Tarakan sudah melakukan pemetaan dan upaya pencegahan mulai dari pengawasan melekat pada saat pendistribusian logistik hingga saat pelaksaan untuk menghindari potensi permasalahan. ”kita sangat memperhatikan kecukupan jumlah logistik dan juga jenis-jenisnya itu jangan sampai  tertukar antar TPS satu dengan tps yang lain, dari sisi pelaksanaan jangan sampai terjadi pelanggaran pada saat proses pelaksanaan pemungutan suara mulai dari orang mecoblos dua kali kah, atau mencoblos menggunakan identitas orang lain atau orang yang memaksa untuk menggunakan hak pilih padahal tidak punya hak pilih di TPS”, ungkapnya ”kita juga sudah melakukan patroli pengawasan melekat di tiap TPS itu, kita sudah himbau pengawas TPS selain dari yang ada di TPS  kita lapis lagi dengan pengawas yang stanby di luar TPS untuk membackup dan juga mengingatkan jika ada tahapan-tahapan yang krusial selama proses pemungutan suara”, bebernya Anggota Bawaslu Kota Tarakan yang baru menjabat pada periode Pemilu tahun ini berharap agar pelaksanaan PSU bisa berjalan damai, ”PSU ini adalah keputusan Mahkamah Konstitusi mari kita laksanakan bersama-sama, mari kita tetap menjaga ketertiban dan kondusifitas di kota tarakan khususnya di dapil satu kecamatan tarakan tengah jangan sampai pemilu ini memecah belah kita sebagai masyarakat yang cinta damai”,  tutup A.M. Syaifullah di ujung sambungan telephone. Reporter : Yusril Editor : Kyoto_R
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle