SERENTAK SELURUH INDONESIA: REKRUTMEN ANGGOTA PANWASCAM KALTARA PENUH HARU
|
Tanjung Selor, Bawaslu Kaltara – Badan Pengawas Pemilu Kaltara dalam persiapan pelaksanaan Pemilihan/Pilkada serentak tahun 2024, kembali membentuk panitia pengawas kecamatan (PANWASCAM) dengan metode hibryd - exiting dan rekrutmen ulang - untuk pengawas di tingkat kecamatan.
Perekrutan panitia pengawas kecamatan (PANWASCAM) yang dilakukan secara hybrid merupakan hal yang baru dalam proses pembentukan Panwascam jika dibandingkan saat Pemilu dan Pemilihan tahun sebelumnya.
Dalam Surat Keputusan Ketua Bawaslu Nomor: 4224.1.1/HK.01.01/K1/04/2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Panwaslu Kecamatan Untuk Pemilihan Tahun 2024, bahwa proses pembentukan anggota Panwascam, peserta seleksi dibagi dalam dua kategori yaitu peserta existing dan peserta pendaftar baru. Peserta existing mengikuti evaluasi kinerja yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota, sedangkan peserta yang baru dengan mengikuti tahapan seleksi.
Sampai berita ini diturunkan, tes tertulis masih berlangsung yang dilaksanakan di beberapa wilayah, diantaranya Kabupaten Tana Tidung dan di Kabupaten Nunukan (Senin kemarin. 13/04) secara online dengan menggunakan aplikasi Socrative. Hari ini tes tertulis dilaksanakan di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung untuk sesi pertama, sedangkan sesi dua masih dilaksanakan di wilayah Kabupaten Malinau dan Kabupaten Bulungan, dan sesi terakhir atau sesi tiga dilaksanakan di wilayah kota Tarakan. Selasa, (14/05/2024)
Tes tertulis dilakanakan secara online dan offline, pelaksanaan secara offline mengingat beberapa wilayah di Kaltara tidak ada jaringan internet sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan tes secara online. Tes online menggunakan aplikasi socrative dan offline menggunakan soal selebaran dengan durasi waktu hanya 90 menit untuk soal pilihan berganda setelah selesai dilanjutkan untuk mengerjakan tes esai.
Anggota Bawaslu Kaltara Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi, Yakobus Malyantor Iskandar, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes Panwascam sedang berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Metode hybrid yang di pilih oleh Bawaslu untuk calon anggota Panwascam dalam Pemilihan serentak tahun 2024 ada beberapa alasan.
“Saat ini Bawaslu seluruh Indonesia sedang melaksanakan tes perekrutan calon anggota pengawas adhoc, khusus Bawaslu Kalimantan Utara melakukan penyegaran / existing untuk pengawas adhoc dan rekrutmen baru, mengingat potensi gesekan dan kepentingan pada Pemilihan / Pilkada tahun ini sangat besar. Maka untuk mengatisipasi hal tersebut perlu dilakukan penyegaran pengawas Adhoc yang sebelumnya sudah menjabat dengan mempertimbangkan integritas, jujur dan adil serta berkompeten.“ terang Yakobus
Selanjutnya, bapak yang berasal dari wilayah terjauh Kalimantan Utara- Krayan – ini juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada calon peserta tes yang sudah mendaftar dan mau bergabung menjadi pengawas pada Pemilihan/Pilkada serentak tahun 2024.
â€inilah bukti kecintaan masyarakat terhadap negara dan demokrasi di Indonesia khusunya di Kaltara.†ungkapnya penuh haru
“Untuk peserta yang terpilih nantinya semoga dapat menjaga integritas dan menjalankan tugas dengan baik dan untuk peserta yang belum terpilih mungkin bisa bergabung melalui perekrutan selanjutnya, dalam hal ini pengawas kelurahan desa (PKD) dan Pengawas TPS.†tutup Yakobus melalui telpon Whatsapp
[caption id="attachment_2642" align="aligncenter" width="1600"]
Foto Peserta Calon Anggota Pengawas Kecamatan Pada saat Tes tertulis di Wilayah Kabupaten Nunukan [/caption]
Beberapa kendala dalam proses tes tertulis pengawas adhoc masih sering muncul di tengah-tengah tes berlangsung seperti mati listrik secara tiba-tiba, soal tes serta pilihan jawaban keliru dan banyak terdapat kata yang typo alias salah ketik. Namun, secara keseluruhan pelaksanaan tes berjalan lancar dan aman.
Penulis : A.Yusril
Editor : Kyoto_R
Foto Peserta Calon Anggota Pengawas Kecamatan Pada saat Tes tertulis di Wilayah Kabupaten Nunukan [/caption]
Beberapa kendala dalam proses tes tertulis pengawas adhoc masih sering muncul di tengah-tengah tes berlangsung seperti mati listrik secara tiba-tiba, soal tes serta pilihan jawaban keliru dan banyak terdapat kata yang typo alias salah ketik. Namun, secara keseluruhan pelaksanaan tes berjalan lancar dan aman.
Penulis : A.Yusril
Editor : Kyoto_R