Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu kaltara Sambangi Kejati Kaltara Memperat kerjasama yang sudah terjalin

Bawaslu kaltara Sambangi Kejati Kaltara Memperat kerjasama yang sudah terjalin
Tanjung Selor, 20 Mei 2025 _ Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi kelembagaan dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Utara di Tanjung Selor. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antar lembaga serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu dan pemilihan di wilayah Kalimantan Utara. Diskusi dilaksanakan di Kantor Kejati Kaltara, yang dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kaltara, Yakobus, beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Yakobus menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya non-tahapan Bawaslu untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih baik dengan Kejati. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Kejati yang telah melakukan pendampingan kepada Bawaslu selama tahapan pemilu dan pemilihan. Kami berharap ke depan kolaborasi dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dapat berjalan lebih baik lagi, dimana pasca bergantinya tiga pimpinan baru Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara, pengampu Devisi Penanganan Pelanggan mengalami perubahan yang sebelumnya dijabat oleh Fadliansyah kini dijabat oleh Donny ”ujarnya. [caption id="attachment_3095" align="aligncenter" width="2560"] foto bersama antara jajaran bawaslu provinsi kalimantan utara dan jajaran kejaksaan tinggi provinsi kalimantan utara[/caption] Sementara itu, Pimpinan Kejati Kaltara, Amiek Mulandari, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara dan menyambut baik sinergi yang telah terjalin."Dengan kepemimpinan yang baru, kita dapat melanjutkan kerja sama yang telah dirintis sebelumnya, dan insyaallah akan lebih baik lagi," kata Amiek. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan komunikasi yang jujur dalam menjalin kerja sama."Kami siap melanjutkan kerja sama ini. Ke depan, kita tidak bisa menghindari masalah, tapi setiap masalah yang dihadapi insyaallah akan kita temukan solusinya bersama. Semangat kita adalah menghadapi masalah, bukan menghindar dari masalah," imbuhnya. Lebih lanjut, Amiek menegaskan bahwa keterbukaan dan kejujuran menjadi fondasi penting dalam kerja sama antar lembaga. "Tidak usah khawatir, yang terpenting adalah keterbukaan. Katakan apa adanya, jangan ditutup-tutupi. Sebab, seperti halnya dokter, jika keluhan tidak disampaikan dengan benar, maka diagnosis pun bisa salah. Dalam kerja sama, kita butuh kejujuran agar tidak salah dalam mengambil sikap dan keputusan," tambahnya. Bawaslu berharap mendapatkan masukan dari Kejati terkait pelaksanaan Gakkumdu sebagai bahan evaluasi untuk penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang lebih baik ke depan. Menindaklanjuti hal tersebut, Kejati Kaltara menyatakan bahwa jika terjadi dugaan pelanggaran, Bawaslu diharapkan sejak awal melakukan koordinasi dengan Kejati agar masalah dapat segera ditangani secara cepat dan tepat. Menutup diskusi, Yakobus menekankan kepada jajarannya agar terus aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan Kejati. "Saya harap Divisi Penanganan Pelanggaran ke depan lebih aktif dalam berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Kejati, serta segera menindaklanjuti masukan sejak awal dengan melibatkan Kejati dan Kepolisian jika terdapat dugaan pelanggaran," pungkasnya.   Penulis: Yusril Editor : Humas Bawaslu Kaltara
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle